Sabtu, 27 Oktober 2012

Tugas Softskill Kewirausahaan Ke-1

1.      Apa yang dimaksud dengan kewirausahaan, berasal dari bahasa apakah? Sebutkan pula artinya?
Jawab:
Kewirausahaan memiliki pengertian dari beberapa para ahli, diantaranya:
Menurut Richard Cantillon, Kewirausahaan didefinisikan sebagai bekerja sendiri (self-employment). Seorang wirausahawan membeli barang saat ini pada harga tertentu dan menjualnya pada masa yang akan datang dengan harga tidak menentu. Jadi definisi ini lebih menekankan pada bagaimana seseorang menghadapi resiko atau ketidakpastian.
Menurut Harvey Leibenstein, Kewirausahaan mencakup kegiatan-kegiatann yang dibutuhkan untuk menciptakan atau melaksanakan perusahaan pada saat semua pasar belum terbentuk atau belum teridentifikasi dengan jelas, atau komponen fungsi produksinya belum diketahui sepenuhnya.
Menurut Jose Carlos Jarillo – Mossi, Kewirausahaan sebagai seorang yang merasakan adanya peluang, mengejar peluang-peluang yang seusai dengan situasi dirinya, dan yang percaya bahwa kesuksesan merupakan suatu hal yang bisa dicapai.

Kewirausahaan berasal dari kata entrepreneur yang berasal dari bahasa Perancis yang artinya between taker atau go-between yang artinya perantara diartikan sebagai membeli jasa-jasa faktor produksi dengan harga tertentu, dengan suatu pengertian untuk menjual hasilnya tersebut dengan harga-harga yang tidak pasti di masa yang akan datang.
H. Leibenstein mendifinisikan Entrepreneur sebagai seorang atau sekelompok individu yang memiliki karakteristik, mampu menggandengkan peluang-peluang menjadi pasar, mampu memperbaiki kelemahan pasar, bisa menjadi seorang input complementer, dapat menciptakan atau memperluas time bending dan input transforming entitities.

2.      Apa yang dimaksud dengan wirausahawan, dan sebutkan tiga jenis perilakunya?
Jawab:
Wirausahawan adalah orang-orang yang memiliki kemampuan melihat dan menilai kesempatan bisnis; mengumpulkan sumber daya yang dibutuhkan untuk mengambil tindakan yang tepat, mengambil keuntungan serta memiliki sifat, watak dan kemauan untuk mewujudkan gagasan inovatif ke dalam dunia nyata secara kreatif dalam rangka meraih sukses atau meningkatkan pendapatan.
Tiga jenis perilaku wirausahawan:
a.       Wirausaha yang memiliki inisiatif
b.      Wirausaha yang mengorganisir mekanisme sosial dan ekonomi untuk menghasilkan sesuatu
c.       Yang menerima resiko atau kegagalan

3.      Wirausahawan dunia modern muncul pertama kali di Inggris pada masa revolusi pada akhir abad ke 18. Apa yang menjadi kunci penting seorang wirausahawan? Sebutkan Karakteristiknya menurut Mc Clelland dan karakteristiknya yang sukses dengan n Ach tinggi.
Jawab:
Kunci penting seorang wirausahawan adalah pertumbuhan dan perluasan organisasi melalui inovasi dan kreativitas.
Karakteristik Wirausahawan Menurut McClelland :
a.       Keinginan untuk berprestasi
b.      Keinginan untuk bertanggung jawab
c.       Preferensi kepada resiko-resiko menengah
d.      Persepsi kepada kemungkinan berhasil
e.       Rangsangan oleh umpan balik
f.       Aktivitas energik
g.      Orientasi ke masa depan
h.      Keterampilan dalam pengorganisasian
i.        Sikap terhadap uang
Karakteristik wirausahawan yang sukses dengan n Ach tinggi :
  1. Kemampuan inovatif
  2. Toleransi terhadap kemenduaan (ambiguity)
  3. Keinginan untuk berprestasi
  4. Kemampuan perencanaan realistis
  5. Kepemimpinan terorientasi kepada tujuan
  6. Obyektivitas
  7. Tanggung jawab pribadi
  8. Kemampuan beradaptasi
  9. Kemampuan sebagai pengorganisasi dan administrator
                                             
4.      Sebutkan tiga kebutuhan dasar yang mempengaruhi pencapaian tujuan ekonomi menurut Mc Clelland, dan berikanlah contoh masing-masing.
Jawab:
Tiga kebutuhan dasar yang mempengaruhi pencapaian tujuan ekonomi menurut Mc Clelland, yaitu:
a.       Kebutuhan untuk berprestasi (n-Ach)
n-ACH adalah motivasi untuk berprestasi, karena itu karyawan akan berusaha mencapai prestasi tertingginya, pencapaian tujuan tersebut bersifat realistis tetapi menantang, dan kemajuan dalam pekerjaan. Karyawan perlu mendapat umpan balik dari lingkungannya sebagai bentuk pengakuan terhadap prestasinya tersebut.
b.      Kebutuhan untuk berafiliasi (n Afil)
Kebutuhan untuk Berafiliasi atau Bersahabat (n-AFI) Kebutuhan akan Afiliasi adalah hasrat untuk berhubungan antar pribadi yang ramah dan akrab. Individu merefleksikan keinginan untuk mempunyai hubungan yang erat, kooperatif dan penuh sikap persahabatan dengan pihak lain. Individu yang mempunyai kebutuhan afiliasi yang tinggi umumnya berhasil dalam pekerjaan yang memerlukan interaksi sosial yang tinggi. Mc Clelland mengatakan bahwa kebanyakan orang memiliki kombinasi karakteristik tersebut, akibatnya akan mempengaruhi perilaku karyawan dalam bekerja atau mengelola organisasi.
c.       Kebutuhan untuk berkuasa (n Pow)
Kebutuhan akan Kekuasaan (n-POW) Kebutuhan akan kekuasaan adalah kebutuhan untuk membuat orang lain berperilaku dalam suatu cara dimana orang-orang itu tanpa dipaksa tidak akan berperilaku demikian atau suatu bentuk ekspresi dari individu untuk mengendalikan dan mempengaruhi orang lain.

5.      Sebutkanlah sumber-sumber gagasan dalam identifikasi peluang usaha baru.
Jawab:
Sumber-sumber gagasan dalam identifikasi peluang usaha baru, antara lain:
a.       Konsumen, yaitu wirausahawan harus selalu memperhatikan apa yang menjadi keinginan konsumen atau memberi kesempatan kepada konsumen untuk mengungkapkan keinginan mereka.
b.      Perusahaan yang sudah ada, yaitu wirausahawan harus selalumemperhatikan dan mengevaluasi produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan yang sudah ada dan kemudian mencari cara untuk memperbaiki penawaran yang sudah ada sehingga dapat membentuk peluang baru.
c.       Saluran distribusi, merupakan sumber gagasan baru yang sangat baik karena kedekatan mereka dengan kebutuhan pasar.
d.      Pemerintah, merupakan sumber pengembangan gagasan baru dengan dua cara yaitu melalui dokumen hak-hak paten yang memungkinkan pengembangan suatu produk yang baru, dan melalu peraturan pemerintah terhadap dunia usaha yang memungkinkan muncuknya suatu gagasan tentang usaha baru.
e.       Penelitian dan pengembangan. merupakan suatu kegiatan yang sering menemukan atau menghasilkan suatu gagasan produk baru atau perbaikan terhadap produk yang sudah ada.

6.      Sebutkan unsur-unsur analisa pulang pokok.
Jawab:
Unsur-unsur analisa pulang pokok, terdiri dari biaya tetap, biaya variabel, biaya total, pendapatan total, keuntungan, kerugian, titik pulang pokok

7.      Apa yang dimaksud dengan waralaba (franchising). Sebutkan pula jenis-jenisnya.
Jawab:
Waralaba adalah perikatan dimana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan atau menggunakan hak dari kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa. Menurut Queen (1 993:4-5), waralaba (franchise) adalah kegiatan pemberian lisensi dari pemegang usaha (franchisor) kepada pembeli merek usaha (franchisee) untuk berusaha dibawah nama dagang franchisor berdasarkan kon trak dan pembayaran royalti.
Waralaba dapat dibagi menjadi dua:
a.       Waralaba luar negeri, cenderung lebih disukai karena sistemnya lebih jelas, merek sudah diterima diberbagai dunia, dan dirasakan lebih bergengsi.
b.      Waralaba dalam negeri, juga menjadi salah satu pilihan investasi untuk orang-orang yang ingin cepat menjadi pengusaha tetapi tidak memiliki pengetahuan cukup piranti awal dan kelanjutan usaha ini yang disediakan oleh pemilik waralaba.
Jenis-jenis hak guna paten (franchise)
a.       Franchise untuk mendistribusikan hasil produksi
b.      Franchise yang menawarkan nama, citra, metode menjalankan usaha, dll
c.       Franchise yang menawarkan jasa seperti agen pribadi, konsultasi pajak dan real estate

8.      Apa yang dimaksud dengan pemasaran langsung dan sebutkan teknik alternatifnya.
Jawab:
Pemasaran langsung merupakan proses penyampaian pesan maupun produk kepada pelanggan, melalui berbagi media. Pemasaran langsung bisa juga diartika sebagai aktifitas total dengan mana penjual mempengaruhi transfer barang dan jasa pada pembeli, mengarahkan usahanya pada pemerhati dengan menggunakan satu media atau lebih untuk tujuan mengumpulkan tanggapan melalui telepon, pos atau kunjungan dari calon pelanggan.
Teknik alternatif pemasaran langsung:
a.       Periklanan terklasifikasi
b.      Periklanan display
c.       Kiriman pos langsung
d.      Katalog penjualan
e.       Pemasaran tanggapan langsung media

9.      Sebutkan dan jelaskan pembagian dalam bentuk-bentuk kepemilikan
Jawab:
Pembagian dalam bentuk-bentuk kepemilikan, antara lain:
a.       Perusahaan perseorangan merupakan Perusahaan yang dikelola dan diawasi oleh satu orang. Pengelola memperoleh semua  keuntungan, disisi lain menanggung semua risiko yang timbul dalam kegiatan usaha.
b.      Firma merupakan Bentuk badan usaha yang didirikan oleh beberapa orang dengan menggunakan nama bersama atau satu nama digunakan bersama. Semua anggota bertanggung-jawab penuh, baik sendiri-sendiri atau bersama-sama terhadap utang perusahaan kepada pihak lain,  kalau perlu dengan seluruh kekayaan pribadi.
c.       Perseroan Komanditer (CV) merupakan Persekutuan yang didirikan oleh beberapa orang (sekutu) yang menyerahkan uangnya untuk dipakai dalam persekutuan sebagai modal perseroan.
d.      Perseroan Terbatas (PT) merupakan Suatu badan yang mempunyai kekayaan, hak serta kewajiban sendiri yang terpisah dari kekayaan, hak serta kewajiban para pendiri maupun para pemilik.

10.  Sebutkan tiga alternatif pada saat berakhirnya usaha.
Jawab:
Tiga alternatif pada saat berakhirnya usaha, yaitu:
a.       Likuidasi
b.      Reorganisasi
c.       Perpanjangan waktu pembayaran

Referensi:
wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/.../tugas-kewirausahaan.doc
kk.mercubuana.ac.id/files/99012-6-665251242290.doc
repository.binus.ac.id/content/F0552/F055271399.ppt, 24 Oktober 2012

Selasa, 03 April 2012

Tugas Softskill Etika Profesi ke-2


1.        Jelaskan perbedaan pokok antara moral dengan etika, berikan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari!
Jawab: Secara etismologis kata etika sama dengan kata moral yang mengandung pengertian adat kebiasaan. Namun dalam pengertian sebenarnya Etika berasal dari bahasa Yunani yang diartikan sebagai ilmu yang mempelajari kebaikan dan keburukan dalam hidup manusia khususnya perbuatan manusia yang didorong oleh kehendak dan didasari pikiran yang jernih dengan pertimbangan perasaan. Menurut Jones (2004), Etika merupakan bagian filosofis yang berhubungan erat dengan nilai manusia dalam menghargai suatu tindakan, apakah benar atau salah, dan penyelesaiannya baik atau tidak.
Contoh etika : mengetuk pintu rumah dan memberikan salam ketika masuk rumah, berbicara kepada orang yang lebih tua menggunakan bahasa yang baik dan benar dan bersikap sopan santun, dan lain sebagainya.
Moral berasal dari bahasa latin yang merupakan suatu istilah untuk menentukan batas-batas dari sifat-sifat, corak-corak, maksud-maksud, pertimbangan-pertimbangan, atau perbuatan-perbuatan yang layak dapat dinyatakan baik/buruk, benar/salah. Ajaran moral memuat pandangan tentang nilai dan norma moral yang terdapat pada sekelompok manusia. Ajaran moral mengajarkan bagaimana orang harus hidup. Ajaran moral merupakan rumusan sistematik terhadap anggapan tentang apa yang bernilai serta kewajiban manusia.
Contoh moral : tidak memaksakan suatu agama tertentu kepada orang lain, berkata jujur, menghormati orang tua, menghargai orang lain, dan sebagainya.
Sehingga dapat dikatakan bahwa Etika merupakan filsafat yang merefleksikan ajaran moral atau merupakan manifestasi dari moral yang berasal dari adat kebiasaan dan sosial kemasyarakatan yang telah berproses menjadi suatu bentuk etika sebagai pedoman bertindak baik ranah formal maupun non formal sehingga sering dikatakan suatu perbuatan baik bila dilaksanakan maka telah beretika serta sebaliknya dikatakan tidak beretika.

Referensi:
www.scribd.com/doc/24595450/Pengertian-Etika-Dan-Moral

2.        Jelaskan perbedaan pokok antara paham kantianisme dan utilitariansime! Berikan contoh masing-masing! Paham mana yang lebih banyak dianut oleh para profesional/Insinyur di bidang keteknikan? Mengapa?
Jawab:
Paham kantianisme merupakan paham filosofis yang mengalir dari pemikiran Immanuel Kant. Kantianisme adalah paham yang mementingkan kejujuran dalam komunikasi serta keberanian menghadapi hal-hal negatif dari diri sendiri dengan memandang suatu permasalahan secara tegas, objektif, dan memandang setiap orang sebagai subyek moral. Paham ini menjelaskan bahwa penilaian baik atau buruknya suatu tindakan didasarkan pada penilaian apakah tindakan tersebut sebagai baik atau buruk. Baik atau buruknya tindakan tidak terlepas dari motivasi, kemauan baik, dan watak si pelaku.
Contoh paham kantianisme: Seorang koruptor yang tertangkap pihak kepolisian maka harus dihukum tepat sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Bila tidak dihukum, penganut kantianisme akan merasa hal tersebut adalah hal yang salah dan sama seperti menghukum orang yang tidak bersalah.

Paham utilitarianisme merupakan paham yang berpegang pada kaidah dasar bahwa sesuatu dikatakan baik atau benar, bukan karena sesuatu itu dinyatakan baik oleh Tuhan atau masyarakat; sesuatu dinyatakan baik kalau sesuatu yang dimaksud itu mempunyai nilai utility (nilai guna bagi kebaikan manusia). Menurut paham ini, ukuran baik tidaknya suatu tindakan dilihat dari akibat, konsekuensi, atau tujuan dari tindakan itu, apakah memberi manfaat  atau tidak, dalam mengukur akibat dari suatu tindakan, satu-satunya parameter yang penting adalah jumlah kebahagiaan atau jumlah ketidakbahagiaan, kesejahteraan setiap orang sama pentingnya.
Contoh paham utilitarianisme : seseorang yang ingin melakukan suatu pekerjaan yang memiliki maanfaat sehingga menghasilkan keuntungan dan nilai guna bagi kebaikan setiap orang.

Paham yang lebih banyak dianut oleh para profesional atau insinyur di bidang keteknikan adalah paham utilitarianisme karena paham ini berpedoman pada pemikiran bahwa sesuatu dinyatakan baik dilakukan apabila mempunyai nilai guna bagi kebaikan manusia. Para profesional atau insinyur di bidang keteknikan umumnya lebih mengutamakan sesuatu hal yang dapat memberikan manfaat dan keuntungan yang optimum yang dihasilkan dari sesuatu hal yang mereka kerjakan sehingga menguntungkan bagi banyak pihak.

Referensi:
wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/.../tugas1-etika-profesi.doc

3.        Jelaskan yang dimaksud dengan dilemma moral, beri contoh dalam kejadian
dalam kehidupan sehari-hari!
Jawab:  Dilema moral merupakan situasi yang dihadapi oleh seseorang dimana harus membuat keputusan antara dua alternatif atau lebih tentang perilaku seperti apa yang tepat untuk dilakukannya. Dalam dilema moral, seseorang harus memutuskan secara moral tindakan yang benar, bukan hanya yang diinginkan.
Contoh dilemma moral dalam kehidupan sehari-hari, misalnya memberikan tempat duduk kepada seorang ibu yang sedang hamil atau kepada seorang nenek yang berumur 70 tahun dengan kondisi bus yang sudah terisi penuh dengan penumpang.

Referensi:
wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/.../tugas1-etika-profesi.doc

4.     Salah satu syarat untuk menjadi profesional adalah dimilikinya kompetensi dalam bidangnya. Sehubungan dengan hal tersebut jelaskan kompetensi utama dan kompetensi penunjang yang harus dimiliki oleh Sarjana Teknik Industri Indonesia!
Jawab:
Kompetensi utama yang harus dimiliki oleh Sarjana Teknik Industri adalah mampu mengidentifikasi, memformulasikan, dan memecahkan masalah dari masalah yang diformulasikan sehingga mampu menghasilkan sebuah keputusan yang dapat mengimplementasikan hasil-hasil pemecahan masalah tersebut.

Kompetensi penunjang yang harus dimiliki oleh Sarjana Teknik Industri adalah mampu bekerja sama dalam team, mempunyai kemampuan berkomunikasi, dan mampu menghasilkan suatu ide yang kreatif.

Jumat, 16 Maret 2012

Tugas Softskill Etika Profesi


1.    Jelaskan pengertian dan cakupan etika profesi!
Jawaban :
Kata etik (atau etika) berasal dari kata ethos (bahasa Yunani) yang berarti karakter, watak kesusilaan atau adat. Sebagai suatu subyek, etika akan berkaitan dengan konsep yang dimilki oleh individu ataupun kelompok untuk menilai apakah tindakan-tindakan yang telah dikerjakannya itu salah atau benar, buruk atau baik.
Menurut para ahli, etika adalah aturan prilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antara sesamanya dan menegaskan mana yang benar dan mana yang buruk.
Etika akan memberikan semacam batasan maupun standar yang akan mengatur pergaulan manusia di dalam kelompok sosialnya. Dengan demikian etika adalah refleksi dari apa yang disebut dengan “self control”, karena segala sesuatunya dibuat dan diterapkan dari dan untuk kepentingan kelompok sosial (profesi) itu sendiri.

Dengan demikian, etika profesi merupakan bidang etika khusus atau terapan yang merupakan produk dari etika sosial yang mencangkup aturan-aturan konvensional mengenai tingkah laku individual dalam masyarakat beradab, tata cara formal maupun tata cara karma lahiriah untuk mengatur hubungan antara pribadi sesuai dengan status sosial masing-masing dan untuk kepentingan kelompok sosial (profesi) itu sendiri. Etika profesi keteknikan adalah keseluruhan tuntutan moral yang harus ada dalam pelaksanaan sebuah profesi keteknikan. Tanpa adanya etika profesi kepercayaan masyarakat akan berkurang dan apabila tidak ada etika maka akan terjadi kesalahgunaan dalam keteknikan itu sendiri.

Ada dua macam etika yang harus kita pahami bersama dalam menentukan baik dan buruknya prilaku manusia :
1. ETIKA DESKRIPTIF, yaitu etika yang berusaha meneropong secara kritis dan rasional sikap dan prilaku manusia dan apa yang dikejar oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika deskriptif memberikan fakta sebagai dasar untuk mengambil keputusan tentang prilaku atau sikap yang mau diambil.
2. ETIKA NORMATIF, yaitu etika yang berusaha menetapkan berbagai sikap dan pola prilaku ideal yang seharusnya dimiliki oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika normatif memberi penilaian sekaligus memberi norma sebagai dasar dan kerangka tindakan yang akan diputuskan.

Etika secara umum dapat dibagi menjadi :
a. ETIKA UMUM, berbicara mengenai kondisi-kondisi dasar bagaimana manusia bertindak secara etis, bagaimana manusia mengambil keputusan etis, teori-teori etika dan prinsip-prinsip moral dasar yang menjadi pegangan bagi manusia dalam bertindak serta tolak ukur dalam menilai baik atau buruknya suatu tindakan. Etika umum dapat di analogkan dengan ilmu pengetahuan, yang membahas mengenai pengertian umum dan teori-teori.
b. ETIKA KHUSUS, merupakan penerapan prinsip-prinsip moral dasar dalam bidang kehidupan yang khusus. Penerapan ini bisa berwujud : Bagaimana mengambil keputusan dan bertindak dalam bidang kehidupan dan kegiatan khusus yang saya lakukan, yang didasari oleh cara, teori dan prinsip-prinsip moral dasar. Namun, penerapan itu dapat juga berwujud : Bagaimana menilai perilaku pribadi dan orang lain dalam bidang kegiatan dan kehidupan khusus yang dilatarbelakangi oleh kondisi yang memungkinkan manusia bertindak etis : cara bagaimana manusia mengambil suatu keputusan atau tindakan, dan teori serta prinsip moral dasar yang ada dibaliknya.

ETIKA KHUSUS dibagi lagi menjadi dua bagian :
a. Etika individual, yaitu menyangkut kewajiban dan sikap manusia terhadap dirinya sendiri.
b. Etika sosial, yaitu berbicara mengenai kewajiban, sikap dan pola perilaku manusia sebagai anggota umat manusia.

2.    Apa tujuan dari proses pembelajaran etika profesi keteknikan!
Jawaban :
Tujuan dari proses pembelajaran etika profesi keteknikan, yaitu:
·      Membantu para professional dalam menentukan apa yang harus mereka perbuat dalam menghadapi dilema pekerjaan mereka
·      Menjaga reputasi atau nama para professional
·      Menjelaskan dan menetapkan tanggung jawab kepada lembaga dan masyarakat umum
·      Menjaga kelakuan dan integritas para tenaga profesi
·      Merupakan pencerminan dan pengharapan dari komunitasnya, yang menjamin pelaksanaan kode etik tersebut dalam pelayanannya
·      Etika mencerminkan / membayangkan pengharapan moral-moral dari komunitas, dengan demikian dapat menjamin bahwa para anggota profesi akan menaati kitab UU etika (kode etik) profesi dalam pelayanannya.
·      Merupakan dasar untuk menjaga kelakuan dan integritas atau kejujuran dari tenaga ahli profesi
·      Meningkatkan mutu profesi
Dengan adanya tujuan dari pembelajaran etika profesi keteknikan ini, maka dapat mengurangi pelanggaran-pelanggaran etika (kode etik) profesi dan dapat menjadi sebuah sarana pendidikan moral agar seseorang mengetahui hal-hal yang harus dilakukan serta menghindari hal-hal yang tidak boleh dilakukan.

3.    Apa yang dimaksud dengan kode etik?
Jawaban :
·      Kode etik ; yaitu norma atau azas yang diterima oleh suatu kelompok tertentu sebagai landasan tingkah laku sehari-hari di masyarakat maupun di tempat kerja.
·      Kode etik adalah sistem norma, nilai dan aturan profesional tertulis yang secara tegas menyatakan apa yang benar dan baik dan apa yang tidak benar dan tidak baik bagi profesional. Kode etik menyatakan perbuatan apa yang benar atau salah, perbuatan apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dihindari.
·      Kode etik profesi adalah pedoman sikap, tingkah laku dan perbuatan dalam melaksanakan tugas dan dalam kehidupan sehari-hari.
·      Kode etik profesi adalah sistem norma atau aturan yang ditulis secara jelas dan tegas serta terperinci tentang apa yang baik dan tidak baik, apa yang benar dan apa yang salah dan perbuatan apa yang dilakukan dan tidak boleh dilakukan oleh seorang professional.

4.    Jelaskan kode etik Insinyur (keteknikan) menurut ABET !
Jawaban :
Kode etik profesi keteknikan menurut ABET terdapat 4 (empat) prinsip dasar (fundamental principles) yang harus dilakukan oleh insinyur, fundamental principles adalah sebagai berikut:
1.     Menggunakan kterampilan dan pngetahuan mereka untuk peningkatan kesejahteraan manusia.
2.     Menjadi tak berat sebelah dan jujur, dan melayani dengan ketepatan publik, pemberi kerja dan klien mereka.
3.     Bekerja keras untuk meningkatkan kemampuan wewenang
4.     Mendukunglah profesional dan masyarakat yang teknis dari disiplin

Referensi :